Mereka bukan wanita biasa. Meninggalkan anak dan suami tanpa ragu, melepaskan hari pernikahan yang ditunggu-tunggu.
Wahai gadis muslimah! mengapa engkau kehilangan kontrol diri, hanya karena mendengarkan kondisi hina. dan pujian palsu dari pemuda yang melihat dirimu sebatas onggokan dahing yang indah tanpa jiwa?